Sabtu, 09 Maret 2013

「。mengenal iblis 。」


Alkitab mengatakan bahwa sebelum Adam dan Hawa diciptakan, telah ada satu makhluk ciptaan Tuhan yang memberontak terhadap Tuhan. Makhluk ini disebut Iblis atau Setan. Setan bukan sekadar pengaruh yang menyebabkan segala jenis kejahatan, bukan pula semacam hantu merah yang bertanduk seperti yang sering muncul dalam gambar-gambar. Setan adalah makhluk yang benar-benar ada.

「1」Asal Usul Setan

Pada mulanya, Setan adalah malaikat Tuhan yang bernama Lucifer. Semua malaikat diciptakan oleh Tuhan (Kol. 1:16). Lucifer diciptakan dengan keindahan yang sempurna. Dari seluruh malaikat yang ada di surga, Lucifer adalah malaikat yang paling pintar, cantik dan berkuasa (Yeh. 28:12).

「2」Dosa Lucifer

Awalnya, Lucifer yang penuh hikmat dan indah itu mengasihi dan menaati Tuhan dengan sepenuh hatinya. Namun, datanglah saat di mana hati Lucifer bertindak melawan Tuhan (Yeh. 28:15). Dosa dimulai dari dalam hati Lucifer! Yeh. 28:17 mengatakan: "Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kau musnahkan demi semarakmu ...." (Yes. 14:13-14).

Karena berbagai kelebihan yang dimiliki Lucifer itulah, ia menjadi sombong, ingin dipuji dan menjadi Tuhan, dan akhirnya memutuskan untuk melawan kehendak Tuhan. Dalam Yes. 14:14-14 kita menemukan lima kali Lucifer berkata "Aku hendak." Dari sini kita melihat betapa dahsyatnya bagi makhluk ciptaan Tuhan yang menaruh keinginan dalam hatinya untuk melawan kehendak Tuhan.

「3」Perubahan yang Terjadi dalam Hati Lucifer

Perubahan besar terjadi dalam hati Lucifer pada saat ia berdosa. Ia sekarang hanya mengasihi dirinya sendiri. Ia tidak ingin Tuhan bertakhta dalam hatinya. Sebaliknya, ia meletakkan dirinya sendiri menduduki takhta hatinya. Dosa kesombongan yang dimulai dalam hati Lucifer, telah mengantarnya kepada sikap mengasihi diri sendiri dan mementingkan keinginan diri sendiri, yang akhirnya membawanya memberontak terhadap Penciptanya. Sebagai malaikat tertinggi, Lucifer tidak mau lagi berada di bawah otoritas Tuhan.

Ia menginginkan kedudukan yang lebih tinggi, yakni ia ingin menjadi Tuhan! Namun Tuhan mengetahui apa yang ada dalam hati Lucifer, sehingga ia dicampakkan dari kedudukannya yang tinggi. Namanya kemudian diganti dari Lucifer (putra Fajar) menjadi "Setan" yang berarti "musuh". Demikianlah awalnya Setan memulai perlawanannya terhadap Tuhan dan menyebarkan segala jenis dosa dan kejahatan di dunia ini.

「4」Kerajaan Setan dan Pengikutnya

Setelah memberontak terhadap Tuhan, Setan kemudian mengajak banyak malaikat lain untuk mengikutinya. Malaikat-malaikat ini disebut "malaikat-malaikat yang telah jatuh". Sedangkan malaikat-malaikat yang tetap setia kepada Tuhan disebut "malaikat-malaikat kudus". Setan bersama malaikat-malaikat yang telah jatuh mendirikan kerajaan untuk menentang Tuhan dan kerajaan-Nya. Sejak pemberontakan Setan itu, maka ada dua kerajaan di dunia ini yakni: kerajaan Setan dan kerajaan Tuhan. Sifat kedua kerajaan ini sangat bertentangan. Kerajaan Setan adalah kerajaan kegelapan; Kerajaan Tuhan adalah kerajaan terang. Kerajaan Setan adalah kerajaan dusta, kerajaan Tuhan adalah kerajaan kebenaran, keadilan, dan kasih. Malaikat-malaikat yang mengikuti Setan dalam pemberontakan terhadap Tuhan menjadi para suruhannya dalam melaksanakan maksud-maksudnya yang jahat. Orang-orang yang belum diselamatkan dan lebih mencintai dosa, sadar atau tidak, berada dalam kerajaan Setan ini.

「5」Pekerjaan Setan

a。 Merampas Injil

Mat. 13:19 mengatakan: "Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu ...." Dari ayat ini, kita bisa menarik kesimpulan bahwa Setan bekerja dengan cara mengambil Injil yang sedang ditaburkan kepada seseorang.

b。Membutakan Pikiran Orang Tentang Injil

Setan tidak pernah berhenti berusaha supaya orang belum diselamatkan tetap tinggal dalam kerajaan kegelapan. Mungkin kita bertanya mengapa ada orang-orang yang walaupun telah dijelaskan sedemikian rupa tentang firman Allah, ia masih tetap tidak percaya, bahkan menolaknya? Tahukah Anda bahwa pekerjaan Setan adalah membutakan pikiran manusia sehingga mereka tidak mengerti Injil? 2 Kor. 4:4 menjelaskan hal ini: "... Orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini (Setan), sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Tuhan Yesus ...."

c。Memutarbalikkan Firman Tuhan

Setan adalah makhluk yang cerdik sekaligus licik. Ketika mencobai Hawa, ia mengatakan; "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" (Kej. 3:1). Padahal Allah mengatakan kepada Adam: "Semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya ..." (Kej. 2:16-17). Dari peristiwa ini, kita dapat menarik kesimpulan bahwa Setan adalah sang pemutar balik firman Tuhan.

「6」Hukuman kepada Setan dan Pengikutnya

Setan adalah musuh yang perkasa dan licik. Ia memiliki banyak pengikut. Terkadang ia kelihatan berhasil dalam perlawanannya menentang umat Tuhan. Mungkin kita bertanya, "Mengapakah Tuhan tidak langsung membinasakan Setan sedangkan Ia memiliki kuasa untuk melakukannya? Jawabannya ialah belum kehendak Tuhan untuk melakukannya sekarang ini. Suatu saat nanti, Tuhan akan bertindak terhadap Setan. Tuhan telah menetapkannya. Ia akan dilemparkan ke dalam api neraka untuk dihukum selama-lamanya (Why. 20:10).

Demikian pula dengan para pengikutnya, yaitu mereka yang memilih untuk percaya kepada tipu daya Setan dan tetap ingin berada di dalam kerajaan kegelapan, juga akan dilemparkan ke dalam lautan api itu (Why. 21:8).

Mereka yang akan binasa itu bukan hanya orang-orang yang sangat jahat, melainkan juga mereka yang termasuk "orang-orang yang penakut dan orang-orang yang tidak percaya".

「7」 Cara Menghindari Tipu Daya Setan

Kita telah melihat bahwa Setan adalah pembohong besar. Kita juga telah melihat akibat dahsyat yang akan menimpa mereka yang telah diperdaya oleh Setan. Bagaimanakah kita dapat terhindar dari segala tipu daya Setan itu? Kita dapat terhindar dengan mengenal dan memahami kebenaran-kebenaran yang terdapat di dalam firman Tuhan. Tuhan Yesus berkata: "Dan kamu akan mengetahui kebenaran dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." (Yoh. 8:32) Jangan sekali-kali meletakkan kepercayaan kita kepada perkara-perkara lain selain dari pada Tuhan Yesus Kristus dan darah-Nya yang telah dicurahkan untuk dosa-dosa kita (Gal. 1:8).

Lord Jesus Bless You all 。。。

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar